Month: November 2020

Bollywood Hindari Adengan Tarian untuk Cegah Virus Corona

Industri perfilman Bollywood pasalnya bakal menghindari adegan tari-tarian yang jadi ciri khasnya. Tidak hanya adegan tari-tarian saja yang akan dihindari namun juga beberapa adegan yang menuntut untuk melakukan kontak fisik seperti misalnya ciuman, berpelukan dan juga salam-salaman dalam film untuk sementara waktu guna mencegah penyebaran virus Corona.

1. Hindari Adegan Tari-Tarian dan Kontak Fisik

Hal tersebut pasalnya berlaku setelah Persatuan Produser Film India menerbitkan beberapa aturan Bursatogel dan juga protokol menjelang pengoperasian kembali industri film Bollywood. Persatuan Produser Film India juga membuat peraturan yang sangat ketat untuk menjaga kesehatan dan juga keselamatan lebih dari 300 ribu pekerja di Mumbai, rumah Bollywood.

Menurut data yang dilansir dari CNN Indonesia pada hari Minggu tepatnya pada tanggal 7 Juni siang, India telah melaporkan lebih dari 247000 kasus dengan 119000 orang sembuh dan 6946 meninggal dunia karena irus Corona. Wabah virus Corona memang telah membuat industri film India kehilangan miliaran Rupee dalam 3 bulan terakhir ini. Dengan kondisi demikian nampaknya tidak banyak yang berharap industri tersebut kembali ke kondisi normal yang biasanya bisa menghasilkan US$ 2.28 miliar dan 2.000 film per tahunnya, dalam waktu dekat ini.

Akan tetapi, produksi film bakal kembali dalam waktu dekat agar industri tetap berjalan. Oleh karena itu para pelaku industri Bollywood mempersiapkan beberapa aturan seperti tak ada aktor dan juga sutradara yang berusia 65 tahun di lokasi syuting. Syuting juga dikabarkan bakal dilakukan tanpa penonton dan Kru produksi juga hanya boleh sepertiga dari total biasanya. Para artis pun juga harus tata rias di rumah dengan kru yang menggunakan alat pelindung diri atau APD. Masih melansir dari CNN Indonesia dikabarkan juga bahwa artis juga harus mengenakan kostum di rumah dan tidak boleh ada acara makan bersama di lokasi syuting setelah syuting berlangsung.

2. Bollywood Hancur Karena Corona

Seperti yang sudah dikabarkan sebelumnya bahwa penemu virus Corona menghancurkan industri film Hollywood dan diketahui industri film tersebut tidak produktif sebelumnya sebelum pandemi menyerang. Kerugian Bollywood sendiri coronavirus Corona ini ditaksir mencapai lebih dari US$ 330 juta atau setara dengan Rp. 4.9 Triliun.

Analis perdagangan dan perfilman Komal Nahta perfilm-an pasalnya memprediksi bahwa virus Corona yang menyebabkan kerugian lebih dari US$330 juta yang ditimbulkan karena kehilangan pendapatan dari box office dan juga pembatalan produksi film. Apalagi, bulan Mei seharusnya menjadi bulan yang paling sibuk untuk Bollywood memasuki musim semi dan puncaknya adalah bulan Mei yang merupakan waktu terbaik untuk menayangkan film Bollywood.

Pada waktu-waktu tersebut sekolah sudah mulai libur dan film Hollywood juga masih belum ramai akan tetapi Kan demi virus Corona memaksa perdana menteri India Narendra Modi untuk menetapkan penguncian wilayah atau yang dikenal dengan Legenda dan akhirnya menutup semua pusat hiburan dan bisnis. pada saat itu dikabarkan bahwa laut daun yang berlangsung sampai dengan tanggal 17 Mei 2020 itu membuat seluruh bioskop ditutup kemudian penayangan film besar ditunda dan produksi pun disetop. Paling  tidak ada dua film box office Yang Dinanti pada bulan Mei yaitu film biopik Cricket “83” dan film laga yang “Sooryavanshi.” “Film-film itu sangat besar. ada banyak penonton yang menunggu. Ini kerugian yang sangat besar,” ungkap Shubhra Gupta, seorang kritikus film Indian Express dilansir dari Shine Indonesia. 

By MSSoft November 9, 2020 Off