Category: Olahraga

Albert Katakan Persib Tak Tergoda Hadiah Piala Menpora

Ajang pertama sepak bola Indonesia sejak Pandemi akan segera dilaksanakan. Atas kerja sama dan ijin dari berbagai pihak akhirnya Piala Menpora sebentar lagi akan dilaksanakan. Salah satu tim besar, Persib Bandung melalui pelatihnya mengatakan bahwa mereka tidak terlalu tergoda dengan hadiah yang ditawarkan oleh kompetisi tersebut. Robert Rene Alberts mengatakan bahwa hadir besar itu tidak akan mengganggu konsentrasi dan fokus persib dalam usah auntuk membentuk tim yang kuat dan solid.

Jadi Juara Piala Menpora Bukan Fokus Utama

Dalam jumpa pers secara online, pelatih persib Robert Rene Albert mengatakan bahwa untuk saat ini dirinya tidak fokus pada hadiah besar yang ditawarkan oleh Piala Menpora 2021. Dirinya mengatakan bahwa daftar slot pakai dana hadiah di piala menpora bukanlah tujuan utama tim. Yang paling harus fokus kail ini adalah bagaimana membentuk tim yang hebat. Menjadi juara di dalam kompetisi pramusim bukan sesuatu yang harus dijadikan target. Saat ini tim masih berantakan dengan datang dan perginya para pemain di dalam berbagai lini.

Piala Menpora 2021 menawarkan sejumlah hadiah termasuk untuk performa perorangan yang bisa saja menggirukan. Ada hadiah untuk pemain terbaik, pemain pencetak goal terbanyak dan lain sebagainya. Namun sepertinya Persib Bandung tidak akan tergiur hal tersebut karena ingin fokus ke dalam bidang yang lain. menurut sang pelatih, ajang ini adalah kompetisi uji coba di dalam turnamen sebelum turnamen sebenarnya. Ini adalah turnamen untuk mendapatkan ijin menggelar turnamen yang sebenarnya di liga 1 Indonesia.

Karena hadiah yang besar, pelatih mengkhawatirkan keadaan tim yang justru fokus pada hadianya bukan pada pengembangan diri dan keterampilan serta kesolidan tim. Pelatih yang kini berusia 66 tahun tersebut mengatakan bahwa jangan sampai tim dibuat seolah olah untuk memenangkan lomba padahal kemenangan tidak harus jadi fokus. Bagaimana performa klub sekarang dan bagaimana pengembangannya lah yang seharusnya menjadi sebuah sorotan bagi pelatih, manajemen dan pemain secara menyeluruh.

Persib Mengejar Ketertinggalan

Dalam masa persiapan jelang Piala Menpora, Persib akan menjalani sesi latihan yang cukup berat. Pasalnya ini berkaitan dengan pemulihan kebugaran untuk semua pemain. Tim tidak akan ngotot untuk mengejar hadiah turnamen karena pelatih memiliki opini yang berbeda tentang turnamen ini. Persib Bandung tidak akan all out untuk menang tapi memiliki tujuan berbeda dan akan menikmati permainan ini. Kekuatan tim yang terus dibangun adalah poin utama sehingga bisa tampil baik di dalam ajang liga 1 nantinya.

Seperti yang sudah diumumkan sebelumnya, piala Menpora akan memberikan uang sebesar Rp 2 Miliar kepada pemenang utama. Runner up akan mendapatkan uang Rp 1 miliar dan Rp 750 juta untuk pemenang ketiga, serta Rp 500 juta untuk pemenang ke empat. Adapun yang berhasil mendapatkan gelar tim fair play akan dihadiahi Rp 100 juta, pemain terbaik Rp 100 juta dan pencetak goal terbanyak sebesar Rp 100 juta. Pemain terbaik di kalangan usia muda pun akan mendapatkan imbalan Rp 50 juta begitu juga dengan wasit terbaik dengan hadiah Rp 50 juta. Jika berjalan sesuai dengan rencana, Piala Menpora akan dilaksanakan pada 20 Maret hingga 25 April yang akan datang. Turnamen ini akan diikuti oleh 18 tim liga 1 dan menjadi turnamen pramusim sebelum liga 1 Indonesai dimulai. PT LIB sebagai penyelenggara mengatakan bahwa undian atau drawing akan dimulai pada minggu yagn akan datang.

By MSSoft January 17, 2022 Off

Kekalahan Dramatis Ginting di BWF Tour Finals

Kabar datang dari tunggal putera Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting yang terpaksa harus mau mengakui kekalahan dramatisnya dari pebulu tangkis Chou Tien Chen melalui tiga gim dengan skor 21-11, 12-21, dan 23-25 di ajang BWF Tour Finals yang dihelat di Guangzhou, China, hari ini, Rabu (11/12) siang.

Anthony Alami Kekalahan Dramatis

Pada gim pertama, duel antara Ginting dan Tien Chen ini pasalnya berlangsung sangat sengit. Perolehan poin kedua pebulutangkis sempat sama-sama kuatnya yaitu 6-6. Akan tetapi Ginting kemudian berhasil keluar dari tekanan yang diberikan oleh Tien Chen untuk menutup interval gim pertamanya dengan skor 11-7. Setelah interval, lalu Ginting berhasil memperluas jarak poinnya menjadi 14-8.

Bahkan Ginting juga sempat unggul makin jauh dengan angak 16-8 atas Tien Chen. Kemudian skor berubah jadi 19-10 dan Ginting pun berhasil menutup gim pertamanya dengan angka 21-11.

Kemudian di gim kedua, Ginting kembali lagi bisa unggul dengan perolehan poin sampai skor menyentuh 8-7. Cuma, Tien Chen sayangnya bisa mengembalikan keadaan untuk menutup interval gim kedua ini dengan 11-10. Selesai interval, Tien Chen kembali berhasil memanfaatkan momentum untuk terus unggul di perolehan poin atas Ginting. Pebulutangkis 29 tahun itu pasalnya terus saja unggul dari 14-11, 19-14, dan akhirnya mengakhiri gim kedua dengan 21-15.

Di gim ketiga, pertandingan yang berlangsung antara Ginting dan Tien Chen ini berjalan makin sengit saja. Jarak poin kedua pebulutangkis ini tak pernah lebih dari 2 poin. Ginting pasalnya sempat unggul dengan angka 4-3, dan 8-7. Namun Tien Chen dapat menyamakan poin menjadi 10-10. Perebutan poin untuk bisa menutup interval gim ketiga bisa diraih oleh Ginting sehingga membuat skor menjadi 11-10.

Setelah interval, kemudian Tien Chen indotogel hari ini malahan mampu bangkit dan membalikkan keadaan. Tien Chen sempat unggul dengan skor 14-12 dan dapat unggul tiga poin ketika kududukan 17-14. Jarak 3 poin itu dapat dijaga dengan baik oleh Tien Chen menjadi 19-16. Akan tetapi Ginting tak menyerah dan dapat membuat skor menjadi 19-19.

Perolehan poin keduanya pun terus berlangsung dengan sangat ketat dan sempat terjadi deuce di angka 20-20. Tien Chen pun sempat 3 kali mengamankan match point namun bisa disamakan oleh Ginting sampai skor menjadi 23-23.

Tien Chen kemudian kembali lagi mendapatkan match point keempatnya di angka 24-23. Dan kali ini ia bisa menuntaskan pertandingan ini dengan 25-23. Kekalahan ini akhirnya membuat Ginting sementara ini menempati posisi ketiga di Grup B BWF Tour Finals. Ia berada di bawah Chen Long yang berasal dari China dan Tien Chen.

Kabar Pebulutangkis Lainnya di BWF Tour Finals

Anthony Ginting dan rekan satu negaranya, Jonatan Christie berada di grup yang terpisah, Jonatan sendiri bergabung dengan Kento Momota, Anders Antonsen, Wang Tzu Wei. Sedangkan Ginting beradu skil dengan Viktor Axelsen, Chen Long dan yang baru saja mengalahkannya, Chou Tien Chen.

Di nomor ganda putra yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berada di satu grup dengan Takeshi Kumura/Keigo Sonoda, Liu Yuchen/Li Junhui dan juga Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di Grup A. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di Grup B akan bertemu dengan Lee Yang/Wang Chi-lin, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Lu Ching Yao/Yang Po Han. Kita nantikan talenta-talenta bulutangkis ini di ajang bergengsi ini.

By MSSoft November 27, 2019 0

Ahsan/Hendra Tekuk Juara SEA Games di BWF Tour Finals

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil meraih kemenangan dengan skor 21-19 dan 21-16 atas juara SEA Games 2019 yaitu Aaron Chia/Soh Woi Yik di ajang BWF Tour Finals yang dihelat di Guangzhou, China, hari Rabu (11/12) siang ini.

Ahsan/Hendra Kalahkan Sang Juara SEA Games 2019

Di gim pertama, memang Ahsan/Hendra Cuma sempat tertinggal dari Aaron/Soh saat laga dimulai. Setelah tertinggal dengan angka 0-1. Pasangan yang dijuluki dengan The Daddies ini lansung berhasil meraih 4 poin beruntun.

Aaron/Soh juga sempat membalas dengan cara meraih dua poin. Akan tetapi pasangan veteran Indonesia tersebut meresponnya dengan apik dan berhasil memimpin dengan angka 9-3. Ahsan/Hendra masih bisa mempertahankan keunggulannya walaupun Aaron/Soh berupaya dengan sangat keras menjaga jarak. Setelah skor 11-7 di interval pertama, Ahsan/Hendra kembali lagi menegaskan keunggulan mereka. Skor 16-9 kemudian menjadi penanda keunggulannya. Akan tetapi Aaron/Soh sempat mati-matian mengejar dengan sangat gigih dan akhirnya memperkecil jarak jadi satu poin saja.

Memasuki perebutan poin yang kritis, Ahsan/Hendra akhirnya bisa berhasil menjaga keunggulan dan bisa menaang dengan angka 21-19. Duel perebutan poin antara kedua ganda putra di gim kedua pasalnya lebih ketat lagi.

Di gim kedua, Ahsan/Hendra tak bisa membukukan keunggulan dengan angka yang jauh seperti yang terjadi di gim pertamanya. Pasangan nomor dua dunia tersebut baru bisa menjauh dari kejaran duet nomor 12 dunia tersebut saat laga memasuki ke paruh kedua. Setelah mereka unggul dengan angka 11-8, mereka berhasil memimpin 6 poin di kedudukan 17-11.

Upaya Aaron/Soh untuk bisa mengejar keunggulan pasangan veteran tersebut sayangnya tak bisa terwujud karena Ahsan/Hendra memastikan kemenangan mereka di gim keduanya dengan skor 21-16. Kemenangan atas Aaron/Soh ini akhirnya menempatkan Ahsan/Hendra sementara di peringkat kedua di klasemen Grup B BWF Tour Finals. Peringkat yang pertama masih ditempati oleh Lee Yang/Wang Chi Lin yang berhasil unggul atas Li Yao Ching/Yang Po Han dengan angka 21-16 dan 21-12.

Ganda Putra Indonesia Kuasai BWF Tour 2019

Sejak beberapa waktu lalu, bisa dikatakan Ganda Putra Indonesia berhasil menguasai BWF Tpur dengan catatan 10 gelar dan 15 buah turnamen level 500 ke atas di tahun ini. Kesuksesan ini disumbangkan oleh prestasi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang berhasil menekuk lawan mereka yang notabene juara SEA Games 2019.

Ahsan/Hendra cs totalnya memenangkan 10 gelar dari 15 turnamen dengan level Super 500, Super 750, dan juga Super 1000. Di level Super 100, Indonesia bahkan bisa melakukan sapu bersih dengan memenangkan 3 buah turnamen level 1000 yakni All England yang diikuti oleh Ahsan/Hendra, Indonesia Open (Kevin/Marcus), dan China Open (Kevin/Marcus). Di China dan Indonesia bahkan jiga terjadi All Indonesian Final yang terjadi antara Ahsan/Hendra dan Kevin/Marcus.

Dominasi ganda putra Indonesia yang berada di level Super 750 pun tak lepas dari dominasi Kevin/Marcus juga. Mereka berhasil memenangkan 4 kejuaraan yaitu Japan Open, French Open, Denmark open dan juga Fuzhou China Open. Cuma ada satu gelar yang mana tidak terlepas yakni Malaysia Open yang mana dimenangkan oleh Li Junhui/Liu Yuchen.

Untuk BWF Finals kali ini kita berharap Ahsan/Hendra dan ganda putra atau tunggal putra lainnya bisa kembali membawa nama harum Indonesia dengan mengalahkan lawan-lawannya.

By MSSoft October 24, 2019 0